Program “Bawaslu Goes To School “ Edukasi Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Demokrasi
|
Seba, 07 November 2025 - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sabu Raijua menggelar kegiatan “Bawaslu Goes To School” di SMAN 2 Hawu Mehara Sabu Raijua. Kegiatan ini bertujuan menanamkan semangat pengawasan partisipatif dan membangun kesadaran politik bagi pemilih pemula.
Kedatangan Bawaslu disambut oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Hawu Mehara, Frans Lae, S. Pd bersama jajarannya serta berharap pada peserta sosialisasi untuk menyimak dengan baik materi yang akan diberikan.
Kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula tersebut dibuka oleh Ketua Bawaslu Sabu Raijua Markus Haba S.Sos, dihadiri oleh Anggota Bawaslu Sabu Raijua Dikson Hau Pia, S.H, Staf Sekretariat Bawaslu Sabu Raijua dan diikuti oleh siswa-siswi SMAN 2 Hawu Mehara sebagai sasaran utama kegiatan sosialisasi tersebut.
.Ketua Bawaslu Sabu Raijua Markus Haba S.Sos saat membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif diperlukan agar masyarakat, khususnya generasi muda dan pemilih pemula, memahami pentingnya berperan aktif dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu dan pilkada — mulai dari pemutakhiran data pemilih, kampanye, hingga perhitungan suara. Tujuannya adalah memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik politik tidak sehat seperti politik uang. Melalui partisipasi aktif, masyarakat turut berkontribusi dalam menjaga integritas pemilu sekaligus membangun bangsa dengan memilih pemimpin yang benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.
”Generasi muda dan pemilih pemula, harus memahami pentingnya berperan aktif dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu dan pilkada, mulai dari pemutakhiran data pemilih, kampanye, hingga perhitungan suara. Tujuannya adalah memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik politik tidak sehat seperti politik uang. Dengan partisipasi aktif, generasi muda ikut berkontribusi dalam menjaga integritas pemilu sekaligus membangun bangsa dengan memilih pemimpin yang benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat” ujrnya.
Melalui sosialisasi bertema “Pengawasan Partisipatif bagi Pemilih Pemula”, Bawaslu memberikan edukasi tentang pentingnya peran generasi muda dalam menjaga integritas Pemilu. Para siswa diajak memahami tahapan Pemilu, jenis pelanggaran, serta bagaimana masyarakat bisa ikut mengawasi proses demokrasi secara aktif.
Program “Bawaslu Goes To School”, juga diharapkan para siswa khususnya pemilih pemula dapat menjadi agen perubahan yang turut berperan aktif mengawasi jalannya demokrasi di lingkungan masing-masing terutama mengawasi politik uang karena akan merusak paradigma demokrasi dan akan menghasilkan pemimpin yang korupsi kolusi dan nepotisme, dan yang pasti keputusan yang dihasilkan dari pemimpin tersebut berdasarkan pada golongan tertentu bukan untuk kesejahteraan masyarakat.
Humas Bawaslu SR