Konsolidasi Alumni P2P 2025, Langkah Strategis Bawaslu NTT Perkuat Pengawasan Berbasis Masyarakat
|
Seba, Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Rapat Konsolidasi Alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring Angkatan Tahun 2025 tingkat provinsi pada tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan pemilu berbasis masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini merupakan forum konsolidasi, silaturahmi, sekaligus penguatan kapasitas bagi para alumni P2P 2025. Rapat ini menegaskan kembali peran strategis alumni sebagai mitra Bawaslu dalam membangun sistem pengawasan partisipatif yang inklusif dan berintegritas.
Rapat dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi NTT, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTT, jajaran struktural dan pejabat fungsional, narasumber, serta seluruh Alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring Angkatan Tahun 2025. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2026 dan diikuti secara langsung maupun daring oleh peserta dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dalam sambutannya, Koordiv P2H Bawaslu NTT Bapak Amrunur Muh Darwan, S.Si menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab lembaga, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Konsolidasi alumni menjadi penting untuk menjaga kesinambungan semangat pengawasan, meskipun tahapan pemilu belum berlangsung. Di tengah dinamika kebijakan nasional dan keterbatasan anggaran, kolaborasi dan komunikasi aktif antara alumni dan Bawaslu dinilai menjadi kunci agar gerakan pengawasan partisipatif tetap hidup dan berkembang. “Partisipasi aktif alumni merupakan energi positif dalam membangun sistem pengawasan yang transparan dan akuntabel,” demikian ditegaskan dalam forum tersebut.
Melalui konsolidasi ini, alumni P2P 2025 diharapkan menjadi agen edukasi demokrasi di lingkungan masing-masing, menyebarluaskan informasi kepemiluan yang benar dan terpercaya, mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi dan melaporkan potensi pelanggaran, membangun forum komunikasi ,dan diskusi berkelanjutan di tingkat kabupaten/kota. Bawaslu NTT juga mendorong alumni untuk terus berinovasi dalam kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih guna memperkuat budaya demokrasi di tengah masyarakat.
Rapat konsolidasi ini menjadi penegasan bahwa alumni P2P adalah bagian dari keluarga besar Bawaslu dan mitra strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Dengan soliditas dan jejaring yang terbangun, Bawaslu NTT optimistis pengawasan berbasis masyarakat di Nusa Tenggara Timur akan semakin kuat, partisipatif, dan berintegritas. Kegiatan ditutup dengan harapan agar semangat kolaborasi yang telah dirintis dapat terus menyala dalam menghadapi tahapan pemilu mendatang.
Humas Bawaslu SR