Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu RI Gelar “Ngabuburit Pengawasan”, Tingkatkan Literasi Kepemiluan di Bulan Ramadhan

bn

Kick Off Ngabuburit Pengawasan

Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) menggelar kegiatan bertajuk “Ngabuburit Pengawasan” sebagai upaya meningkatkan literasi pengawasan kepemiluan di tengah masyarakat selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi santai namun bermakna untuk memperkuat pemahaman publik tentang pentingnya pengawasan partisipatif dalam proses demokrasi.

Apa itu “Ngabuburit Pengawasan”?

“Ngabuburit Pengawasan” merupakan kegiatan diskusi dan edukasi kepemiluan yang dikemas dalam suasana santai menjelang waktu berbuka puasa. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami peran dan fungsi pengawasan pemilu, potensi pelanggaran, serta pentingnya keterlibatan publik dalam menjaga proses pemilu yang jujur dan adil.

Siapa yang Terlibat?

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu RI dengan melibatkan jajaran pengawas pemilu, akademisi, organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta masyarakat umum. Peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dan menyampaikan pandangan maupun pertanyaan seputar isu-isu kepemiluan.

Kapan dan Di Mana Dilaksanakan?

Program ini dilaksanakan selama bulan Ramadhan, dengan kegiatan yang digelar secara langsung maupun daring di berbagai daerah di Indonesia. Momentum Ramadhan dipilih karena dinilai sebagai waktu yang tepat untuk menghadirkan kegiatan edukatif yang bernilai reflektif dan membangun kesadaran bersama.

Mengapa Kegiatan Ini Penting?

Literasi kepemiluan dinilai masih perlu ditingkatkan, terutama dalam aspek pengawasan partisipatif. Bawaslu RI menilai keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mencegah potensi pelanggaran, seperti politik uang, kampanye di luar jadwal, maupun penyalahgunaan fasilitas negara.

Melalui “Ngabuburit Pengawasan”, Bawaslu RI ingin menanamkan pemahaman bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Bagaimana Pelaksanaannya?

Kegiatan ini diisi dengan diskusi interaktif, pemaparan materi, simulasi kasus pengawasan, serta sesi tanya jawab. Materi disampaikan dengan bahasa yang ringan agar mudah dipahami oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda.

Selain itu, Bawaslu RI juga memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan edukasi, sehingga pesan literasi pengawasan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Melalui program ini, Bawaslu RI berharap kesadaran dan partisipasi publik dalam mengawal proses demokrasi semakin meningkat, sehingga pelaksanaan pemilu di Indonesia dapat berlangsung secara transparan, jujur, dan berintegritas.

Humas Bawaslu SR