Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sabu Raijua kembali gelar Bawaslu Goes to School

go to school

Bawaslu Goes To School

Ada pemandangan yang menyentuh hati dalam kegiatan Bawaslu Goes to School melalui Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di SMA N. 3 Sabu Liae, Desa Deme, Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua.

Di tengah keterbatasan tempat dan kondisi yang belum sepenuhnya mendukung, semangat para siswa untuk belajar tentang demokrasi dan pengawasan pemilu tetap menyala. Dengan penuh antusias, para siswa duduk, menyimak, dan mengikuti setiap penjelasan yang disampaikan. Semangat tersebut menjadi gambaran bahwa kesadaran demokrasi dapat tumbuh di mana saja, termasuk di tengah berbagai keterbatasan.

Dalam arahannya, Penjabat (Pj.) Kepala SMA N. 3 Sabu Liae, Riki Kadja, menyampaikan harapannya agar seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan memahami pentingnya peran pemilih dalam mengawasi jalannya demokrasi, khususnya di Kecamatan Sabu Liae.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Sabu Raijua, Yulius Boni Geti, dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pemilih pemula, tentang pentingnya pengawasan pemilu.

Ia menjelaskan bahwa pemilu merupakan hajatan demokrasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Oleh karena itu, persiapan menuju Pemilu 2029 membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda yang akan menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa.

Yulius juga menegaskan bahwa pemilih pemula memiliki tanggung jawab bersama untuk mencegah penyebaran berita bohong (hoaks), praktik politik uang, ujaran kebencian, serta isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang dapat merusak kualitas demokrasi.

Humas bawaslu SR