Bawaslu NTT Evaluasi Program dan Anggaran Tahun 2026, Tekankan Optimalisasi Realisasi
|
Bawaslu Sabu Raijua — Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Pelaksanaan Program dan Anggaran Tahun 2026 secara daring, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh ketua, anggota, dan jajaran sekretariat Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi NTT untuk mengevaluasi pelaksanaan program, realisasi anggaran, serta kesiapan kegiatan hingga akhir tahun.
Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento, menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya berfokus pada penyerapan anggaran, tetapi juga pada capaian program dan efektivitas pelaksanaan kegiatan. Ia berharap hasil evaluasi dapat menjadi bahan perbaikan perencanaan sekaligus membantu mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi.
Sementara itu, Anggota Bawaslu NTT, James Welem Ratu, menyampaikan bahwa realisasi anggaran hingga September 2026 secara umum telah mencapai lebih dari 60 persen. Ia mendorong seluruh divisi untuk mengoptimalkan sisa waktu tahun anggaran guna menuntaskan berbagai kegiatan, termasuk evaluasi program, penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengelolaan kearsipan, serta penyelesaian pertanggungjawaban keuangan.
Kepala Sekretariat Bawaslu NTT, Ignasius Jani, mengungkapkan bahwa Bawaslu NTT memperoleh penghargaan sebagai peringkat kedua terbaik dalam pengelolaan anggaran kategori pagu kecil dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTT pada semester pertama 2026.
Ia juga meminta para pejabat perbendaharaan pada 22 Bawaslu kabupaten/kota untuk melakukan konsolidasi dan meninjau kembali program yang telah direncanakan agar sesuai dengan sisa pagu anggaran, dengan tetap memperhatikan capaian output setiap kegiatan.
Melalui rapat tersebut, Bawaslu NTT menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan program serta anggaran guna mendukung kinerja kelembagaan secara optimal.
Usai mengikuti rapat bersama Bawaslu Provinsi NTT, Ketua Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua, Markus, meminta seluruh jajaran segera menyelesaikan administrasi terkait kegiatan yang telah dilaksanakan. Ia juga mendorong agar kegiatan yang belum terlaksana segera direalisasikan pada sisa waktu tahun anggaran, dengan tetap memperhatikan capaian output setiap kegiatan.
Humas Bawaslu SR